Kamis, Februari 20, 2014

#1Hari1Ayat (Rezeki)




Diharamkan bagimu (memakan) bangkai,darah,daging babi,(daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah,yang tercekik,yang terpukul,yang jatuh, yang ditanduk,dan diterkam binatang buas,kecuali yang sempat kamu menyembelihnya,dan (diharamkan bagimu)yang disembelih untuk berhala.Dan ( diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah,mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang -orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu,sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah kusempurnakan untukmu agamamu,dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku,dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka baran siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun Lagi Maha Penyayang. (QS. al -Maaidah[5]:(3)



Mencari Rezeki
Panduan islam dalam berusaha

          Imam ibnu Qoyyim mengatakan “ Sungguh Rosululloh telah meninggalkan kita dan tidak ada seekor burung pun yang mengepakkan sayapnya di udara kecuali beliau telah menyebutkan ilmunya kepada umat’’. Beliau telah mengajari segala sesuatu kepada umat sampai masalah buang hajat,adab pergaulan,
adab tidur,berdiri,duduk,makan,minum,berkendaraan,safar dan seluruh hukum yng berkaitan dengan tata cara kehidupan dan kematian. Demikian pula Rosulollah mengajarkan perkara-perkara yang berhubungan dengan kehidupan mereka. Andaikan mereka mengilmui dan mengamalkannya,tentu akan tentram kehidupan mereka dengan sebaik-baiknya. Akhirnya,beliau datang membawa kebaikan dunia dan akhirat dengan kebaikan yang banyak.
          Di antara sekian banyak perkara yang telah diatur oleh syariat adalah masalah berusaha dan mencari rezeki. Bagaimana pandangan islam terhadap usahanya seseorang muslim dalam kehidupannya di dunia?

ANJURAN BERUSAHA DAN MENCARI MENCARI REZEKI
            Ketahuilah,Alloh dengan kelembutan hikmah-Nya telah menjadikan dunia ini sebagai negeri mencari sebab dan usaha. Kadangkala usaha tersebut merupakan persiapan menuju kampung akhirat atau hanya untuk tujuan kehidupan dunia yang semu. Islam sebagai agama yang sempurna,tidak melupakan sisi kehidupan dunianya seseorang muslim,bahkan menganjurkan kepada mereka untuk berusaha dan mencari rezeki. Alloh berfirman :

Sesungguhnya Kami telah menempatkan kamu sekalian dimuka bumi dan kami adakan bagimu dimuka bumi itu (sumber) penghidupan. Amat sedikitlah kamu bersyukur (QS.al-A’rof [7]:10)

Allah berfirman pula :

 



Dan kami jadikan siang untuk mencari penghidupan (QS.an-Naba’[78]:11)

       Jelas ayat Al-Qur’an diatas menjelaskan sebenarnya kita telah dijamin oleh Allah mengenai rezeki yang kita dapat. Rezeki itu sudah ada tinggal kita berusaha untuk mendapatkannya. Bila kita bermalas malasan tak mungkin rezeki yang disiapkan itu datang sendiri,sebuah perumpamaan bila ada makanan ketika itu kita lapar namun kita tak berusaha untuk mengambil lalu memakannya sampai kapanpun kita akan tetap lapar.
semua yang ada didunia ini sudah ada yang mengatur dan menjamin adanya. Namun banyak dari kita yang salah dalam berikhtiar,menggunakan berbagai cara untuk mendapatkannya. Hitam maupun putih jalannya tak dihiraukan yang  terpenting mendapatkan yang diinginkan. Naudzubillahi mindzalik.....

Semoga kita selalu dalam bimbingan dan perlindungan-Nya.


0 komentar:

Posting Komentar

-->