Rabu, Oktober 01, 2014

"KESEHATAN BAGAIKAN BAYI INDONESIA?", tumbuh tertatih



             Sejarah indonesia adalah Negara yang hampir kurang lebih  tujuh keturunan dijajah oleh negara lain (Belanda,Jepamg,Portugis) sebab negara Indonesia ialah negara yang sangat kaya kandungan yang ada di bumi pertiwi ini.Sejak dulu sering kita dengar negara lain iri dengan Indonesia mulai hal yang kecil rempah-rempahnya sampai hal yang menyangkut kebudayaan khas indonesia(local culture) seperti tarian daerah hingga merembet ke batik.Kenapa negara Indonesia mudah dijajah?jawabannya ada didiri kita masing-masing, “Kebodohan”,yups sepenggal kata itulah dasar gampangnya negara ini dijajah zaman dahulu,mereka menggangap kita sebagai Indonesia “Surga yang dihuni iblis-iblis”yang hanya bisa mengeluh dan merusak,makanya mereka datang untuk mengambil dan memanfaatkan surga ini.apapun yang ada dan terlihat mata disini sungguh pasti akan mengucap kagum.Begitulah sedikit gambaran tentang bangsa Indonesia.
            Masyarakat Indonesia baru merasakan kemerdekaan kurang dari satu abad,tepatnya masih 69 tahun.Pola kehidupan yang dulunya penuh dengan tekanan serta dihantui rasa siksa .kini bisa bernafas dengan lega tanpa dibuntuti rasa takut walaupun hingga sampai saat ini problema-problema di dalam negeri masih aja ada tanpa ada ujungnya,korupsi,pemerintahan yang masih carut marut,pendidikan yang masih berantakan,soal ujian yang bocor,suap menyuap,inflansi,kemiskinan,pengganguran dimana-mana,lowong pekerjaan sulit,tempat tinggal semakin sempit,banyak rumah-rumah liar dikota besar,krisis air bersih,panas,macet,global warming,peledakan penduduk,sulit makan hingga tingkat kesadaran tentang kesehatan yang sangat ironis.
            Kesehatan,bila berbicara tentang hal ini hanya satu yang bisa terucap “Sempurna kompleks” hal apa yang tak menyinggung dengan dia,mulai dari tubuh,tingkah laku,lingkungan,pola hidup sampai pakaian hingga perabotan semua bisa masuk ke ranah ini.Semua orang menginginkan sehat tak ada didunia ini yang menginginkan sakit,hingga hewan tumbuhan pun bila kita bisa mendengar mereka,mereka bermunajat agar diberi kesehatan oleh sang Khalid. Semua berusaha dengan cara apapun,berapa biaya yang dibutuhkan agar sehat itu tetap dirasa,mulai dari olah raga pagi siang sore jogging,senam meditasi,minum suplemen,sari buah,hingga obat sehat yang bisa meningkatkan stamina serta menjaga kesehatan tubuh.
            Gaya hidup masyarakat Indonesia saat ini turut mempengaruhi hasil survei yang dilakukan oleh AIA Group. Mendapat skor 55 dari 100 dalam survei tersebut, Indonesia berada di tingkat paling rendah dibanding 15 negara lain.Survei yang dilakukan oleh AIA Group setiap tahunnya ini dinamakan AIA Healthy Living Index 2013. Melibatkan lebih dari 10.000 masyarakat dewasa di kawasan Asia Pasifik, survei ini rupanya menunjukkan hasil yang relatif stabil pada 750 orang responden Indonesia dibandingkan tahun sebelumnya.Hasil survei tersebut menunjukkan terjadinya peningkatan jumlah masyarakat dewasa yang berolahraga secara teratur sejak tahun 2011. Namun ditemukan juga bahwa masyarakat Indonesia lebih menyukai kegiatan pasif untuk melepas stres, seperti menonton televisi. Padahal kebiasaan ini justru meningkatkan ancaman baru bagi kesehatan.Terlepas dari tingkat keprihatinan yang tinggi menyangkut penyakit jantung, kanker dan diabetes, hanya seperempat orang dewasa di Indonesia yang melakukan pemeriksaan medis dalam kurun waktu terakhir."Padahal medical check up itu penting untuk semua orang. Usia lebih dari 30 tahun paling tidak 2 tahun sekali, kalau sudah lebih dari 40 tahun ya setahun sekali," tutur dr Samuel Oentoro, MS, SpGK, ahli nutrisi dari Universitas Indonesia, dalam konferensi pers yang diadakan di XXI Premier Lounge Plaza Indonesia, Jl MH Thamrin, Jakarta, Rabu (19/12/2013 health.detik.com).
Survei tersebut juga menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia tidak puas terhadap kondisi kesehatan mereka, namun sayang tidak semuanya aktif dalam mengembangkan pola hidup sehat. Tak hanya itu, 71 persen dari masyarakat Indonesia yang disurvei juga menyatakan bahwa mereka merasa kesehatannya kini menurun jika dibandingkan saat 5 tahun lalu.Dilihat dari sisi waktu tidur, responden menghendaki waktu selama 7,8 jam per hari untuk tidur, namun realisasinya hanya 6,8 jam per hari. "Kalau memang malam tidak bisa, diusahakan tidur siang, 30 menit cukup.Dari berbagai hasil tersebut kemudian dirangkum dan skor Overall Healthy Living Index untuk Indonesia adalah 55. Skor ini menandakan Indonesia berada di peringkat terendah di antara 15 kawasan Asia Pasifik yang berpartisipasi.
            Menurut pribadi,melihat dewasa ini. Indonesia mampu untuk terus memperbaiki kualitas dirinya salah satunya di segi kesehatan. Masyarakat semakin sadar arti pentingnya kesehatan.mulai dari pola makan yang dulunya asal kenyang sekarang tidak,survei membuktikan masyarakat mulai mengkonsumsi makanan sesuai pola empat sehat lima sempurna serta mengukur,menakar jumlah makanan. Dari pola lingkungan masyarakat yang jauh dari ramai,mengurangi faktor depresi akibat kebisingan,mencari tempat yang masih sejuk,bersih.Serta dari cara serta pemilihan pakaian juga usaha mengelola memperbaiki dari segi ekonomi.Dari elemen pemerintahan juga sudah meluncurkan program-program demi upaya meningkatkan kesehatan di masyarakat.Salah satunya Strategi dari Departemen Kesehatan yaitu: pemberdayaan masyarakat; pembiayaan kesehatan; akses ke layanan kesehatan; dan pengawasan,guna program ini untuk mencapai tujuan pemberdayaan masyarakat akan dicapai melalui program Desa Siaga, yang mengawasi pekerja kesehatan (bidan dan/atau perawat) di setiap desa.Serta dibidang pendidikan banyak juga terlahir putra putri bangsa yang memiliki title sarjana maupun diploma serta juga sekolah bertaraf smk maupun sma yang berada dikesehatan, ini sangat menguntungkan bagi negara.Mereka bisa memberikan penyuluhan tentang pentingnya kesehatan serta bagaimana pola hidup sehat di tempat mereka ditempatkan.




0 komentar:

Posting Komentar

-->