Sejarah indonesia adalah Negara yang hampir kurang
lebih tujuh keturunan dijajah oleh
negara lain (Belanda,Jepamg,Portugis) sebab negara Indonesia ialah negara yang
sangat kaya kandungan yang ada di bumi pertiwi ini.Sejak dulu sering kita
dengar negara lain iri dengan Indonesia mulai hal yang kecil rempah-rempahnya
sampai hal yang menyangkut kebudayaan khas indonesia(local culture) seperti
tarian daerah hingga merembet ke batik.Kenapa negara Indonesia mudah
dijajah?jawabannya ada didiri kita masing-masing, “Kebodohan”,yups sepenggal
kata itulah dasar gampangnya negara ini dijajah zaman dahulu,mereka menggangap
kita sebagai Indonesia “Surga yang dihuni iblis-iblis”yang hanya bisa mengeluh
dan merusak,makanya mereka datang untuk mengambil dan memanfaatkan surga
ini.apapun yang ada dan terlihat mata disini sungguh pasti akan mengucap kagum.Begitulah sedikit gambaran tentang bangsa Indonesia.
Masyarakat
Indonesia baru merasakan kemerdekaan kurang dari satu abad,tepatnya masih 69
tahun.Pola kehidupan yang dulunya penuh dengan tekanan serta dihantui rasa
siksa .kini bisa bernafas dengan lega tanpa dibuntuti rasa takut walaupun
hingga sampai saat ini problema-problema di dalam negeri masih aja ada tanpa
ada ujungnya,korupsi,pemerintahan yang masih carut marut,pendidikan yang masih
berantakan,soal ujian yang bocor,suap menyuap,inflansi,kemiskinan,pengganguran
dimana-mana,lowong pekerjaan sulit,tempat tinggal semakin sempit,banyak
rumah-rumah liar dikota besar,krisis air bersih,panas,macet,global
warming,peledakan penduduk,sulit makan hingga tingkat kesadaran tentang
kesehatan yang sangat ironis.
Kesehatan,bila
berbicara tentang hal ini hanya satu yang bisa terucap “Sempurna kompleks” hal
apa yang tak menyinggung dengan dia,mulai dari tubuh,tingkah
laku,lingkungan,pola hidup sampai pakaian hingga perabotan semua bisa masuk ke
ranah ini.Semua orang menginginkan sehat tak ada didunia ini yang menginginkan
sakit,hingga hewan tumbuhan pun bila kita bisa mendengar mereka,mereka
bermunajat agar diberi kesehatan oleh sang Khalid. Semua berusaha dengan cara
apapun,berapa biaya yang dibutuhkan agar sehat itu tetap dirasa,mulai dari olah
raga pagi siang sore jogging,senam meditasi,minum suplemen,sari buah,hingga obat
sehat yang bisa meningkatkan stamina serta menjaga kesehatan tubuh.
Gaya
hidup masyarakat Indonesia saat ini turut mempengaruhi hasil survei yang
dilakukan oleh AIA Group. Mendapat skor 55 dari 100 dalam survei tersebut,
Indonesia berada di tingkat paling rendah dibanding 15 negara lain.Survei yang
dilakukan oleh AIA Group setiap tahunnya ini dinamakan AIA Healthy Living Index
2013. Melibatkan lebih dari 10.000 masyarakat dewasa di kawasan Asia Pasifik,
survei ini rupanya menunjukkan hasil yang relatif stabil pada 750 orang
responden Indonesia dibandingkan tahun sebelumnya.Hasil survei tersebut menunjukkan terjadinya peningkatan jumlah masyarakat
dewasa yang berolahraga secara teratur sejak tahun 2011. Namun ditemukan juga
bahwa masyarakat Indonesia lebih menyukai kegiatan pasif untuk melepas stres,
seperti menonton televisi. Padahal kebiasaan ini justru meningkatkan ancaman
baru bagi kesehatan.Terlepas dari tingkat keprihatinan yang tinggi menyangkut
penyakit jantung, kanker dan diabetes, hanya seperempat orang dewasa di
Indonesia yang melakukan pemeriksaan medis dalam kurun waktu terakhir."Padahal
medical check up itu penting untuk semua orang. Usia lebih dari 30 tahun paling
tidak 2 tahun sekali, kalau sudah lebih dari 40 tahun ya setahun sekali,"
tutur dr Samuel Oentoro, MS, SpGK, ahli nutrisi dari Universitas Indonesia,
dalam konferensi pers yang diadakan di XXI Premier Lounge Plaza Indonesia, Jl
MH Thamrin, Jakarta, Rabu (19/12/2013 health.detik.com).
Survei tersebut juga menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia tidak puas terhadap kondisi kesehatan mereka, namun sayang tidak semuanya aktif dalam mengembangkan pola hidup sehat. Tak hanya itu, 71 persen dari masyarakat Indonesia yang disurvei juga menyatakan bahwa mereka merasa kesehatannya kini menurun jika dibandingkan saat 5 tahun lalu.Dilihat dari sisi waktu tidur, responden menghendaki waktu selama 7,8 jam per hari untuk tidur, namun realisasinya hanya 6,8 jam per hari. "Kalau memang malam tidak bisa, diusahakan tidur siang, 30 menit cukup.Dari berbagai hasil tersebut kemudian dirangkum dan skor Overall Healthy Living Index untuk Indonesia adalah 55. Skor ini menandakan Indonesia berada di peringkat terendah di antara 15 kawasan Asia Pasifik yang berpartisipasi.
Survei tersebut juga menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia tidak puas terhadap kondisi kesehatan mereka, namun sayang tidak semuanya aktif dalam mengembangkan pola hidup sehat. Tak hanya itu, 71 persen dari masyarakat Indonesia yang disurvei juga menyatakan bahwa mereka merasa kesehatannya kini menurun jika dibandingkan saat 5 tahun lalu.Dilihat dari sisi waktu tidur, responden menghendaki waktu selama 7,8 jam per hari untuk tidur, namun realisasinya hanya 6,8 jam per hari. "Kalau memang malam tidak bisa, diusahakan tidur siang, 30 menit cukup.Dari berbagai hasil tersebut kemudian dirangkum dan skor Overall Healthy Living Index untuk Indonesia adalah 55. Skor ini menandakan Indonesia berada di peringkat terendah di antara 15 kawasan Asia Pasifik yang berpartisipasi.
Menurut
pribadi,melihat dewasa ini. Indonesia mampu untuk terus memperbaiki kualitas
dirinya salah satunya di segi kesehatan. Masyarakat semakin sadar arti
pentingnya kesehatan.mulai dari pola makan yang dulunya asal kenyang sekarang
tidak,survei membuktikan masyarakat mulai mengkonsumsi makanan sesuai pola
empat sehat lima sempurna serta mengukur,menakar jumlah makanan. Dari pola
lingkungan masyarakat yang jauh dari ramai,mengurangi faktor depresi akibat
kebisingan,mencari tempat yang masih sejuk,bersih.Serta dari cara serta
pemilihan pakaian juga usaha mengelola memperbaiki dari segi ekonomi.Dari
elemen pemerintahan juga sudah meluncurkan program-program demi upaya
meningkatkan kesehatan di masyarakat.Salah satunya Strategi dari Departemen Kesehatan
yaitu: pemberdayaan masyarakat; pembiayaan kesehatan; akses ke layanan kesehatan;
dan pengawasan,guna program ini untuk mencapai tujuan pemberdayaan masyarakat
akan dicapai melalui program Desa Siaga, yang mengawasi pekerja kesehatan
(bidan dan/atau perawat) di setiap desa.Serta dibidang pendidikan banyak juga terlahir putra
putri bangsa yang memiliki title sarjana maupun diploma serta juga sekolah
bertaraf smk maupun sma yang berada dikesehatan, ini sangat menguntungkan bagi
negara.Mereka bisa memberikan penyuluhan tentang pentingnya kesehatan serta
bagaimana pola hidup sehat di tempat mereka ditempatkan.





0 komentar:
Posting Komentar